Rabu, 28 September 2011

Pendelegasian Wewenang (Delegation Of Authority)


PENDELEGASIAN WEWENANG (Delegation Of Authority)

1. Pengertian
         1.      Menurut Drs. H. Malayu SP. Hasibuan
 Pendelegasian wewenang adalah memberikan sebagian pekerjaan atau wewenang oleh delegator kepada     delegate untuk dikerjakannya.
         2.      Harold koontz  & Cyril o’donnel
 Pendelegasian wewenang merupakan pokok yang didapat kembali oleh si pemberi wewenang. Hal itu adalah suatu sifat wewenang, pemilik wewenang (manajer) tidak selamanya menyelesaikan sendiri kekuasaan itu dengan menyerahkan wewenang itu.
Banyak arti tentang pendelegasian wewenang yaitu :
     1.      Pendelegasian wewenang merupakan dinamika organisasi, karena dengan pendelegasian wewenang ini para bawahan mempunyai wewenang sehingga mereka dapat mengerjakan  sebagian pekerjaan delegatornya.
    2.   Pendelegasian wewenang merupakan proses yang bertahap dan yang menciptakan pembagian kerja, hubungan kerja dan adanya hubungan kerja sama dalam suatu organisasi atau perusahaan.
      3.      Pendelegasian wewenang dapat memeperluas ruang gerak dan waktu seorang manajer.
      4.      Pendelegasian wewenang, manajer tetap bertanggungjawab terhadap tercapainya tujuan perusahaan.
      5.      Pendelegasian wewenag menjadi ikatan formal dalam suatu organisasi.
Wewenang (authority) merupakan kunci daripada pekerjaan seorang manajer. Arti sebenarnya dari seorang manajer dalam sebuah organisasi dan hubungannya dengan orang lain pada organisasi tersebut terlihat pada wewenang yang diimilikinya. Yang mengikat bagian-bagian daripada suatu struktur organisasi adalah hubungan wewenang.
Pelimpahan wewenang mempunyai tiga unsur yaitu:
a.       Wewenang (authority)
b.      Tanggung jawab (responsibility)
c.       Pertanggung jawaban (accountability)
Wewenang yang telah didelegasikan/dilimpahkan kepada bawahan berarti si bawahan telah mempunyai wewenang dan sekaligus tanggung jawab dan pertanggung jawaban terhadap hasil dari pendelegasian/pelimpahan daripada wewenang tersebut.
Perlu diingat bahwa walaupun si manajer telah melimpahkan wewenang akan tetapi wewenang tersebut tepat berada pada si manajer karena pertanggungjawaban ada pada si manajer. Bertambah ke bawah dari jawaban piramida organisasi maka wewenang bertambah kecil, dan sebaliknya bertambah ke atas dari dasar piramida organisasi pertanggung jawaban bertambah besar. Yang dapat didelegasikan/dilimpahkan adalah wewenang bukan tanggung jawab. Jelaslah bahwa dalam sebuah organisasi selalu harus terdapat pendelegasian wewenang.
Hal ini terutama disebabkan karena beberapa pembatasan dari si manajer sendiri dalam melaksanakan aktivitas.
Pembatasan tersebut melingkupi :
      a)  Span of time. Terbatasnya waktu seseorang manajer untuk mengerjakan dan mengawasi sebuah aktivitas.
     b) Span of atention. Terbatasnya perhatian seorang manajer terhadap sebuah aktivitas. Otak seorang manajer tidak akan tetap kapasitasnya dalam memikirkan beberapa aktivitas dalam waktu tertentu.
    c) Span of personality and energy. Terbatasnya kepribadian dan tenaga seorang manajer untuk memimpin sejumlah bawahan dengan ofektif dan juga untuk mempengaruhi bawahan secara pribadi maupun kolektif.
    d) Span of knowledge. Terbatasnya seorang manajer untuk memimpin pengetahuan bawahannya maupun pengetahuannya tentang sebuah aktivitas.
    e) Span of management. Terbasnya kemampuan seseorang untuk memimpin sejumlah bawahan. Beberapa penulis mengemukakan sebenarnya jumlah bawahan yang dapat dipimpin aleh seorang manajer. Agar pendelegasian wewenang dapat berjalan dengan lancar maka seorang manajer harus mempunyai sikap sebagai berikut : a) Personal receiptiveness. Si manajer harus bersedia memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk mengemukakan gagasan dan pendapat-pendapatnya. b) Willingbess to let go. Manajer harus bersedia dan sepenuh hati melepaskan wewenang kepada bawahannya. c) Wilingness to let other make mistake. Adalah kurang bijaksana apabila seorang rnanajer yang telah mendelegasikan wewenangnya terus menerus mengawasi bawahan yang telah menerima wewenang karena khawatir si bawahan membuat kesalahan. Jika hal tersebut dilakukan oleh si manajer maka pendelegasian wewenang tidak murni lagi.
2.Pendelegasian wewenang penting dan mutlak harus dilakukan karena :
           1.      Pendelegasian wewenang  harus dilakukan  oleh seorang manajer, karena manajemen baru dikatakan        ada, jika ada pembagian wewenang dan pembagian pekerjaan.
        2.      Pendelegasian harus dilakukan manajer karena adanya keterbatasan fisik, waktu, perhatian dan pengetahuan manajer.
            3.      Pendelegasian wewenang merupakan kunci dinamika organisasi
       4.      Pendelegasian wewenang membuktikan adanya pimpinan dan bawahan, tanpa pendelegasian wewenang berarti tidak ada atasan dan bawahan.
3.Sifat dan Asas pendelegasian wewenang
Sifat pendelegasian wewenang adalah Du Characteristic artinya pihak bawahan menerima wewenang dari atasan, tetapi pada saat yang sama atasan yang bersangkutan masih tetap memiliki wewenang tersebut, pemimpin tidak hilang haknya terhadap wewenang yang telah di delegasikannya, wewenang itu menjadi milik bersama delegator dan delegate.
Asas Asas Pendelegasian Wewenang :  
      1.      Asas kepercayaan
Delegator akan mendelegasikan wewenangnya kepada delegate yang dapat dipercaya atas pertimbangan objektif yaitu kecakapan, kemampuan, kejujuran, keterampilan dan tanggungjawab.
      2.      Asas delegasi atas hasil yang diharapkan
Asas ini memperhatikan hasil yang akan diperoleh dari pendelegasian tersebut dengan adanya jaminan kecakapan dan keterampilan atas hasil yang diharapkan.
      3.      Asas penentuan fungsi atau kejelasan tugas
Pendelegasian wewenang harus didasarkan atas job description seseorang, agar tugas yang diberikan jelas dan dapat mencapai tujuan.
      4.      Asas rantai berkala
Asas ini menghendaki adanya urutan wewenang, jika manajer akan menyampaikan tugas pada bawahan harus melalui tingkatan tingkatan yang ada seperti turun tangga. Menurut Fayol semakin jelas garis wewenang dari manajer puncak  ke bawahan, maka semakin efektif  tanggungjawab, pengambilan keputusan dan komunikasi.
     5.      Asas tingkat wewenang
Masing masing manajer pada setiap tingkat harus mengambil keputusan dan kebijaksanaan apa saja yang dapat diambilnya sepanjang mengenai wewenangnya.
     6.      Asas kesatuan komando
Setiap bawahan diusahakan agar hanya menerima perintah dari seorang atasan saja. Tetapi seorang atasan dapat memerintah lebih dari seorang bawahan.
     7.      Asas keseimbangan wewenang dan tanggungjawab
Besarnya wewenang yang didelegasikan harus sama dan seimbang dengan besarnya tugas tugas dan tanggungjawab yang diminta, jadi manajer tidak boleh meminta tanggungjawab (hasil) yang lebih besar dari wewenang yang didelegasikan pada bawahan.
     8.      Asas pembagian kerja
Untuk berfungsinya organisasi hendaknya dilakukan distribusi pekerjaan, karena tanpa adanya pembagian kerja, manajemen tidak berarti apa apa dan semua tugas akan dikerjakan sendiri oleh manajer.
     9.      Asas efisiensi
Pendelegasian wewenang akan menjadikan manajer lebih leluasa melaksanakan tugas tugas penting daripada melakukan hal hal yang dapat dikerjakan bawahannya.
   10.  Asas kemutlakan tanggungjawab
Setiap delegate yang menerima wewenang, mutlak harus bertanggungjawab kepada delegator  mengenai wewenang.
4.Delegasi yang efektif
        1.      Menerangkan dengan jelas rencana rencana dan kebijakan kebijakan seorang bawahan akan menyusun rencana rencana menurut petunjuk atasannya, atasan memberikan tuntunan.
             2.      Rincian tugas tugas pekerjaan dan wewenang secara jelas
             3.      Memilih orang yang tepat untuk pekerjaan yang ditugaskan
             4.      Periharalah garis garis komunikasi yang terbuka
             5.      Tetapkanlah alat alat pengendalian yang baik
             6.      Berikanlah insentif bagi delegate yang efektif dan sukses.
             7.  Wilingness to trust subordinate. Delegasi yang efektif cenderung bahwa si manajer telah mempercayai bawahannya dan menganggap bawahannya telah matang dan mampu melaksanakan aktivitas yang dipercayakan kepadanya.
           8. Wilingness to establish and exercise broad control. Manajer harus bersedia melatih dan mengawasi bawahannya secara luas. Dengan demikian pemberian pendidikan dalam bentuk latihan dan sistem pengawasan dapat dipergunakan sebagai alat untuk melaksanakan pendelegasian wewenang yang efektif.
Walaupun pendelegasian wewenang merupakan hal yang amat perlu pada sebuah organisasi akan tetapi sering terjadi bawah seorang manajer tidak bersedia melaksanakannya. Hal ini disebabkan karena :
      a.      Rintangan psychologis :
a1. Sering si manajer menganggap bahwa ia adalah manusia super yang tidak dapat diganti .Tanpa dia organisasi akan macet. a2. Kadang-kadang manajer berhasrat mendominasi segala aktivitas perusahaan. Jadi si manajer ingin berkuasa.
a3. Si manajer tidak bersedia menanggung resiko si bawahan menbuat kesalahan. a4. Perasaan takut si manajer bahwa dengan mendelegasikan wewenang, akan ternyata bahwa bawahan lebih mampu dari dia.
       b.      Rintangan organisatoris :
 b1. Sulit membuat batas tentang tanggung jawab. b2. Si manajer kadang-kadang kurang mengetahui sampai dimana perlu delegasi wewenang dilaksanakan.



Cerpen_Tentang Kita


Attention: Bagi yg uda baca CerPen First Love yg Bener2 First Love sebenernya ini nih cerita yg pertamanya baca lagi ya hehheehe..
Selamet Membaca kalo uda baca kasi komen ok hehehhehee!!

Dunia ini akan sangat indah, jika seorang wanita yang kita sayangi dan cintai sama juga mencintai kita, tapi tak semulus yang kita bayangkan..karena cinta dapat membuat kita menderita selamanya!!!
The True Story




"TENTANG KITA"

        Tet tett tettt... Bel sekolah berbunyi dan semua muridpun keluar kelas, ada yang ke kantin, perpustakaan dan lain lain, kelihatanya semua murid  senang sekali mendengar bel istirahat berbunyi karena tahu sendirikan gimana pusingnya saat belajar di kelas???
          Sebut saja aku Reval, orang orang biasa memanggilku seperti itu, pada waktu itu aku memandang seorang gadis, wajahnya begitu polos, cantik dan sederhana namanya Wiwi, semakinku memandang aku semakin suka, saat itu aku sadar aku masih duduk dikelas 6 SD hehehehe dan aku bilang ketemanku Dimas, aku menyukai Wiwi, dan Dimaspun membantuku dan akhirnya kita dijodohkan malum cinta monyet setiap kali berantam. Dimas adalah salah satu sahabatku yang terbaik, dia orangnya putih, ganteng n care. Tak terasa akhirnya EBTANASpun tiba dan kami siswa kelas 6 harus rajin rajin menghapal begitu kata Wali kelas, hari demi haripun tak terasa akhirnya keLULUSan pun di umumkan dan akhirnya kami semua LULUS, semua teman temanku bingung  saat itu mau melanjutkan kemana?
Akhirnya aku melanjutkan sekolah ke salah satu MTSN yang ada di Cianjur dan Wiwi melanjutkan sekolahnya ke SMPN cianjur juga dan akhirnya kami berpisah, tidak putus atau masih hubungan, karena kami berdua masih polos tidak tahu menau soal cinta dan sejak saat itu kita tidak pernah bertemu lagi.
Hari demi hari, bulan berganti bulan dan satu tahunpun terlewati hingga tak terasa aku sudah ada di kelas 2 MTS dan Wiwipun sama, dari satu tahun itu tidak pernah terbayang olehku wajah Wiwi, segala tentang Wiwi tidak pernah terlintas dalam pikiranku  sedikitpun tapi entah mengapa dan kenapa? Waktu aku kelas 2 SMP selalu terbayang dirinya,  mata ini tidak bisa berkedip dan tertutup saat memandangnya hingga aku memutuskan untuk mengungkapkan isi hatiku pada Wiwi.
          Malam itu ketika Bulan Ramadhan, saat semua orang sedang melakukan shalat Tarawih di Mesjid dan aku bela belain tidak shalat tarawih  malah datang kerumah Wiwi dan aku bilang ke diaWi..sudah lama sekali tidak bertemu dan hari ini aku sayang dan cinta sama kamu”
Jawab Wiwi “maaf Val aku tidak mau berpacaran dulu  sebelum LULUS sekolah”
Jelas dong pasti ditolak masa langsung aja nembak tanpa ada PDKTan dulu…heeeeeh!
Hari demi haripun aku lewati dan aku masih memikirkan Wiwi, bulanpun berganti dan aku jalani dengan penuh semangat tanpa pikiran apapun  dan akhirnya perasaan itu  datang kembali menyelimuti seluruh pikiranku, hanya Wiwi yang terlintas dalam pikiranku, setiap malam aku terus memikirkannya dan aku tidak bisa lagi menahan perasaan cinta, hingga akhirnya aku datang lagi kerumahnya.
Saat itu aku mengungkapkannya di belakang rumahnya  “Bagai petir menyambar dan pohon pohon tumbang” itulah yang bisa aku gambarkan saat itu,
 “Reval aku harus ngomong apa lagi, aku tidak mencintai kamu, demi Allah dan Rasul aku tidak mencintaimu” sahut Wiwi.
Dan aku pegang tangannya dan dia langsung melepaskannya dan lari kerumahnya, saat itu hujan memang turun begitu deras dan aku pulang kerumah dengan sakit hati, tidak bersemangat dan bajuku basah kuyup hingga aku terbaring lemas diatas kasur  sambil memikirkan Wiwi. Keesokan harinya aku sakit, badanku panas hingga beberapa hari dan setelah itu aku mulai sekolah lagi, dengan perasaan yang bimbang karena sebentar lagi UN MTS, aku harus focus belajar dan perasaan cinta itu mulai merasuk kembali hingga aku berniat untuk mengungkapkan rasa cinta itu lagi!
Tapi saat itu aku mendengar kabar miring tentang Wiwi, bahwa dia sudah jadian dengan temanku sendiri yaitu Dimas malah akan tunangan, Saat itu Aku dan Dimas memang sudah jarang bertemu karena Dimas pindah rumah dan otomatis kita lost contact, aku tidak percaya dan menanyakannya lewat SMS pada Wiwi tapi dia menyangkal!!
Tapi aku tidak patah semangat untuk mengungkapkan isi hatiku lagi pada Wiwi, saat aku berulang tahun yang ke 15 kali ini aku nembak Wiwi lewat SMS “Wi.. semakin lama cinta dan sayangku semakin bertambah dan aku tidak tahu harus bagaimana lagi “
Wiwi membalas sms ku dan dia menolaku itulah kado terpahit yg pernah aku terima saat itu, dia hanya menganggap aku sebagai temannya, tapi biarlah jika air mata ini mengalir dan telah habis terurai untuk dirinya dan aku akan tetap bertahan, menunggu dan menunggu kapankah cinta itu datang?
Hari itupun berlalu, dan aku juga mengirimkan beberapa surat padanya (maklum dulu blm dibolehin pegang HP hahhahaaaa) Isi suratnya “bahwa aku tidak akan mengganggu hidup dia lagi”. Dan Wiwi tidak pernah membalas 1 pucuk suratpun dariku.
Tapi aku tidak tahu beberapa bulan kemudian, aku bisa memaafkan Wiwi dan dimulai dari itu aku sering main kerumah dia…tentu saja aku sangat bahagia karena aku bisa melihatnya, canda tawanya dan selalu dekat dengannya.
          Suatu ketika aku melihat Dimas dan Wiwi sedang berjalan berduan di Gang dan mereka tidak tahu bahwa aku ada dibelakangnya mengikuti mereka bersama temanku yang bernama Angga teman SD ku, saat aku melihatnya hatiku sakit sekali..setelah kejadian itu aku tidak kerumah Wiwi lagi!!
Tapi aku tidak tahu kenapa aku kerumahnya lagi? Bila jauh darinya hatiku sakit dan bimbang, takut terjadi apa apa padanya. Sejak itu aku tidak peduli walaupun dia sudah menjadi milik Dimas tapi perasaanku tidak akan pernah berubah walaupun hatiku sakit, asalkan aku bisa melihatnya, tawa dan senyumannya, aku rela asalkan Wiwi bahagia akupun ikut bahagia!
(Kaya Sinetron aj ya hehhehee..)
Beberapa bulan kemudian aku mendapat kabar bahwa Dimas kecelakaan Kereta Api dan dia meninggal, akupun tidak tahu apakah aku harus bahagia?? Dimas adalah sahabatku dan aku tidak pantas tersenyum atas kematiannya, kecelakaan itu terjadi saat Wiwi berulang tahun yang ke 16, Wiwipun terpukul dan shock dan aku coba untuk menghiburnya. Saat kerumahnya, aku melihat mata wiwi merah dan terlihat sangat lemas, aku tahu dia sudah menangis!! Saat itu waktu seakan tak terasa Aku dan Wiwipun sudah berada di kelas 1 SMA yang berbeda! Aku masih tetap menghiburnya dan terus datang kerumahnya dari situpun kami menjadi sangat dekat, sering curhat curhatan entah itu masalah sekolah ataupun percintaan! Setelah itu Wiwi nampak bersemangat lagi menjalani hidupnya..
Beberapa bulan kemudian saat aku menengok Wiwi karena dia baru jatuh dari motor, aku melihat laki laki di rumahnya yang tidak aku kenal??tentu saja aku bertanya Tanya?siapa dia?apa hubunganya??setelah mencari tahu ternyata Laki laki itu adalah Pacarnya Wiwi, sekaligus kaka kelasnya namanya Rizwan! Bisa anda bayangkan dan rasakan, hatiku sangat sangat sakit sekali..dalam pikiranku kenapa Wiwi terus menolak cintaku??
Sejak saat itu aku tidak tahu lagi harus bagaimana?sehingga masalah itu terbawa kedalam sekolahku..entah perasaan apa saat itu aku mengutarakan cinta pada Yuyun, teman sekelasku di SMA. yuyun sangat perhatian padaku dan akupun tidak mungkin menyakiti hatinya dengan membawa masalah Wiwi dalam hidupnya..dan aku berpikir mudah2an Yuyun dapat menjadi obat untuku.
          Hari demi haripun terus berganti, aku dan Wiwi masing masing sudah mempunyai pacar dan aku masih tetap saja main kerumah Wiwi, curhat curhatan, cerita tentang masing2 pasangan kami dan banyak lagi!
Beberapa hari kemudian, Wiwi putus dengan Rizwan, katanya si..Rizwan menduakan Wiwi alias selingkuh hehheh... saat itu Wiwi cerita padaku dan aku coba menasehatinya sampai dia melupakan kenangannya dgn Rizwan, tidak tahu kenapa?beberapa bulan kemudianpun Aku dan Yuyunpun putus...kita putus dengan alasan sudah tidak ada kecocokan lagi! Saat itu terpikir akhirnya aku bebas dan wiwipun tak punya pacar lagi..dan aku tanpa rasa takut pergi kerumah Wiwi! Sejak saat itu hampir setiap malam  aku datang kerumah Wiwi, hatiku bahagia sekali ketika berada di sampingnya, menemaninya saat dia bahagia tertawa dan terluka!!
Perasaan itupun muncul kembali, rasa cinta yang telah lama aku pendam pada Wiwi, akhirnya terucap juga lewat SMS, hatiku sangat berdebar kencang!! Apa yang akan Wiwi jawab?
Akhirnya aku meneteskan air mata yang sebenarnya tidak mau aku teteskan..dia menolaku dengan alasan menganggap diriku sebagai sahabatnya dan hatiku sakit sekali, pengorbananku selama 3 tahun tidak pernah menyentuh hatinya , dan tidak pernah membuat dia jatuh cinta padaku, saat itu perasaan benci menyelimuti  pikiranku hingga tak aku sadari aku mengirimkan SMS yang isinya
“Bila nanti kita bertemu disimpang jalan, anggaplah kamu tidak pernah mengenalku begitu pula diriku dan semuanya telah berakhir karena kau telah menggoreskan luka yang amat dalam kedalam hatiku dan aku tidak akan melupakan luka yang teramat sakit itu, seandainya semua tidak pernah terjadi, kita tidak pernah saling kenal dan aku tidak pernah masuk kedalam kehidupanmu, tapi aku menngucapkan terima kasih karena dirimu aku bisa tegar, karena dirimu aku merasakan sakit yang tak pernah aku bayangkan dalam kehidupanku sebelumnya, karena dirimu pula, aku jadi bertambah dewasa, tidak akan pernah aku lupakan semua rasa yang telah aku rasakan dan terjadi dalam kehidupanku”
Saat mengirimkannya hatikupun sakit, setiap kali Wiwi minta maaf padaku selalu aku abaikan, dan tidak pernah aku jawab, sebenarnya aku tidak mau seperti itu, jauh darinya..sejak itu aku tidak pernah datang lagi kerumahnya karena aku merasa sakit sekali.
Beberapa bulan kemudian aku semakin kangen dan ingat pada Wiwi, entah itu saat belajar, makan, duduk hanya wajah dan senyuman Wiwi yang terbayang dalam benak pikiranku.
Aku sadar saat itu aku dan Yuyun CLBK, tapi perasaanku masih tetap sama, aku cinta dengan Wiwi dan entah kenapa saat berdua dengan Yuyun, terkadang terbayang Wiwi dan didalam hati aku berdoa “Ya Allah.. kenapa engkau berikan cobaan cinta yang amat dalam pada diriku ???”
Semakin lama jauh dari Wiwi, hatikupun semakin sakit dan jika mengingat semua yang pernah terjadi mungkin tidak akan pernah aku maafkan tapi cinta ini berbeda, aku membutuhkannya hingga aku memberanikan diri untuk mengirimkan SMS pada Wiwi yang isinya “Cinta ini akan selalu memaafkan”
Beberapa bulan kemudian Wiwi ternyata menjalin hubungan dengan Ludin sahabat kelasku sendiri. Ludin aku kenalkan dengan Wiwi saat aku dan wiwi dekat, Ludin adalah teman Gengku di Sekolah bersama Feri dan Eko. Saat Ludin jadian dgn wiwipun dia tidak tahu bahwa aku pernah dekat dgn wiwi bisa anda bayangkan perasaanku “Orang yang kita cintai malah jadian dengan sahabat kita sendiri”
          Aku tidak peduli, dia mau jadian atau pacaran dengan siapa saja!! Dan jauh dari lubuk hatiku aku mencintainya dan menyayanginya selamanya…meski dia terus menyakitiku tapi jauh di dalam lubuk hatiku aku akan selalu memaafkannya dan tidak akan pernah aku lupakan semua kenangan pahit atau indah yang pernah terjadi dalam kehidupanku.
Semuanya bagai mimpi  bagiku, yang menghiasi tidur malamku dan aku akan tetap menunggu kapankah cinta itu datang padanya??
Sampai akhirnya waktulah yang akan membuktikannya…

Ku kenang sahabat sahabatku Dimas (alm), Wiwi, Yuyun yg sudah menjalani masing2 Takdirnya. Smoga kalian slalu baik baik saja dimanapun berada Amin..


                                                                             Aden Muhamad Faisal